Logo
images

SAT RESKRIM POLRESTABES SEMARANG TANGKAP LIMA PELAKU CURANMOR, DUA PELAKU DILUMPUHKAN

SAT RESKRIM POLRESTABES SEMARANG TANGKAP LIMA PELAKU CURANMOR, DUA PELAKU DILUMPUHKAN

Polrestabes Semarang
Tribratanews.semarangkota.jateng.polri.go.id | KOTA SEMARANG - Satreskrim Polrestabes Semarang berhasil mengungkap dua kasus curanmor di wilayah Semarang, Kamis (30/9).

Lima orang pelaku pelaku berhasil dibekuk oleh tim dari Unit Resmob dan Unit Resum Satreskrim Polrestabes Semarang.

Pada ungkap kasus pertama yang berhasil diungkap oleh Unit Resum, berhasil diamankan tiga orang pelaku, masing-masing SL (22), warga Grobogan, DF (28), warga Dadapsari, Semarang Utara dan AI (35), warga Wonodri, Semarang Selatan.

Sedangkan kasus kedua yang diungkap Unit Resmob, petugas menangkap dua orang pelaku, yakni AW (29), warga Candisari, Semarang dan DS (28), warga Dadapsari, Semarang Utara.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbantoruan menjelaskan modus yang dilakukan pada kasus pertama, tersangka DF melakukan aksinya di dua tempat yang berbeda dan berganti pasangan dalam tiap aksinya.

DF yang merupakan tersangka utama menjalankan aksinya dengan menggunakan kunci L di dua lokasi.

“Kedua pelaku memiliki peran masing-masing, DF sebagai tersangka yang melakukan aksinya, sedangkan SL berperan sebagai mengawasi tempat kejadian. Lokasi kejadian berada di wilayah Semarang Tengah,” jelas Donny saat memimpin konferensi pers di Halaman Mapolrestabes Semarang.

Beberapa hari kemudian, DF melakukan aksinya dengan berganti pasangan, yakni AI, di wilayah Kedungmundu, Semarang.

“Modusnya hampir sama, dengan cara mengambil sepeda motor yang tidak terkunci stang dan didorong,” papar Donny.

Sedangkan untuk kasus kedua yang diungkao Unit Resmob, lanjut Donny, tempat kejadian berada di wilayah Semarang Utara. Modus yang dilakukan kedua pelaku mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci L yang sudah disiapkan oleh pelaku DS.

Namun, karena motor hasil curian tidak bisa dinyalakan, motor tersebut didorong oleh kedua pelaku dengan menggunakan motor pelaku yang sudah dipersiapkan.

“Diketahui kedua pelaku juga merupakan residivis. DS merupakan residivis pencurian sembako di Semarang Utara tahun 2017 dan narkoba di Polrestabes tahun 2019, sedangkan AW merupakan residivis perkara pengroyokan di Semarang Tengah tahun 2009 dan pencurian dengan kekerasan di Gunung Pati tahun 2019,” papar Donny.

Terhadap tersangka DS dan AW terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur drngan timah panas di kakinya karena sempat berusaha melawan saat diamankan oleh petugas.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) Ke 4e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

(Humas Polrestabes Semarang)


TAG

Tinggalkan Komentar